KOLONIAL NKRI BERNIAT MENGHABISI ORANG PAPUA


Posted on 13 November 2016

Indonesia Berniat Menghabisi Orang Papua?Kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Sebaliknya pepatah itu tak berlaku bagi anggota Kepolisian Indonesia di Papua.

Berbagai media lokal dan nasional, bahkan media internasional melaporkan situasi kekerasan dan intimidasi Polisi Indonesia terhadap Orang Papua yang bermukim di Pulau Papua maupun luar Papua.

Di Papua misalnya, berbagai aksi damai rakyat Papua ditangkap, diculik, diperkosa, diintimidasi, diteror, bahkan dibunuh.

Peristiwa kekerasan dan intimidasi, menghilangkan nyawa orang Papua tersebut sudah berlangsung Sejak lama dari  tahun 1960an.

Ratusan aktivis dan ribuan simpatisan. Bahkan jutaan rakyat sipil di Papua, meninggal dunia akibat tindakan kekerasan Aparat Keamanan. Aksi kekerasan tersebut Dilakukan Oleh Negara yang diterapkan Melalui TNI, POLRI

Perangkat intelijen negara Indonesia didukung oleh gerakan sipil bersenjata dari Indonesia telah menjurus pada genoside orang Papua.

Mereka menyamar menjadi rakyat sipil. Tukang sapu, penjual es dan bakso. Pura-pura menjadi warga kecil di Papua. Mereka memata-matai setiap orang Papua. Orang Papua yang bersosialis demokrasi telah dilenyapkan.

Beragam upaya dan cara tersebut dilakukan Indonesia, dengan tujuan menguasai dan menjajah Orang Papua yang kaya dan raya dengan alam dan keanekaragam suku dan budaya natural. Tak ada gereja atau lembaga membelah orang Papua.

Kecuali Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Namun para aktivis KNPB juga terancam dan diancam bahkan dikejar dan dibunuh secara terus menerus. Mako Tabuni adalah salah satu dibalik sebagian besar korban di pihak orang Papua.

Republik Indonesia mengajarkan untuk menghabisi orang Papua. Polisi, militer, dengan segala antek-ntek kèbhinekaan Indonesia beroperasi kejam Tak manusiawi.

Paham pancasila hanyalah paham kamuflase di republik indo-melayu. Tak heran bila gerakan Papua merdeka memasuki tahap perjuangan yang lebih matang.

Sumber : (Melani Joung)  Aktivis Papua Merdeka.

Iklan

PM Selandia Baru: Jokowi Janji Selesaikan Masalah HAM Papua


PM Selandia Baru: Jokowi Janji Selesaikan Masalah HAM Papua

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Selandia Baru, Jhon Key di Istana Negara, Senin 18 Juli (Foto: setkab.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Dalam pembicarannya dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta hari Senin (18/7), Perdana Menteri Selandia Baru mengkonfirmasi bahwa salah satu topik yang mereka bicarakan adalah masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua.

Bahkan dalam pertemuan itu, menurut Key, seperti dilaporkan oleh sebuah media Selandia Baru, newshub.co.nz, Jokowi sendiri yang secara proaktif mengangkat isu tersebut.

Menurut Key, dibandingkan dengan desakan untuk menghentikan hukuman mati di Indonesia –yang juga menjadi kepedulian Selandia Baru dan dibicarakan dalam pertemuan– Jokowi lebih mudah menerima saran untuk menyelidiki setiap pelanggaran HAM di Papua.

Masalah pelanggaran HAM di Indonesia telah menjadi sorotoan dunia internasional, termasuk ketika Kepolisian menangkap lebih dari 1.000 orang pada sebuah unjuk rasa menuntut referendum di Papua, belum lama ini.

Di Selandia Baru, tuntutan agar John Key mengangkat isu pelanggaran HAM Papua dibicarakan dalam pertemuan ini datang dari Partai Hijau.

Sebelum pertemuan itu, Partai Hijau mendesak Key untuk membahas “memburuknya situasi hak asasi manusia” di Papua.

Kepada media yang mewawancarainya setelah pertemuan dengan Jokowi, Key mengatakan mantan wali kota Solo itu serius untuk menangani situasi dan isu hak asasi manusia di Papua.

“Mereka mengangkat secara khusus tentang HAM, dan mengatakan jika ada masalah khusus dengan HAM, maka mereka menangani isu-isu tersebut, mereka menyelidikinya dan memastikan hal itu tidak terulang,” kata dia.

“Mereka tampaknya cukup tertarik untuk memiliki transparansi yang lebih besar,” ia menambahkan.

Di bagian lain keterangannya, John Key menekankan bahwa Selandia Baru tidak mempermasalahkan kedaulatan Indonesia di Papua.

“Kami tidak mempermasalahkan isu kedaulatan di Papua. Saya kira sudah lama Selandia baru memiliki posisi bahwa kami mengakui hak kedaulatan (Indonesia) di wilayah Papua tetapi dalam isu HAM secara luas, kami mengatakan kepada mereka, hal itu akan selalu menjadi kepedulian rakyat Selandia Baru.”

Menurut John Key, Jokowi dan Menlu Retno Marsudi, “memberikan jaminan kepada kami bahwa mereka menjaga HAM di sana.”

Ketika ditanya, apakah John Key mempercayai jaminan itu, ia mengatakan bahwa Indonesia telah menciptakan kemajuan nyata dan Indonesia tidak meremehkan keprihatinan Selandia Baru.

Hukuman Mati

Sementara itu terkait dengan isu hukuman mati yang dibicarakan pada pertemuan tersebut, John Key mengatakan ia memahami bahwa Indonesia belum dapat menghapus hukuman jenis itu.

Pada hari yang sama dengan pertemuan, Amnesty International menyerukan agar  Key membicarakan masalah hukuman mati dengan Jokowi, yang tahun lalu saja, digunakan setidaknya 14 kali di Indonesia.

Jaksa Agung mengindikasikan bulan lalu bahwa 16 orang  ditetapkan untuk menghadapi regu tembak tahun ini, dan mereka memiliki anggaran untuk mengeksekusi 30 lainnya pada tahun 2017.

Key mengatakan ia menyampaikan kepada Jokowi bahwa Selandia Baru sangat menentang penggunaan hukuman mati. Tapi dia tidak mengharapkan perubahan dalam waktu dekat.

“Kami menyampaikan perasaan kami bahwa hukuman mati adalah sesuatu yang kami tidak dapat terima dan dukung, meskipun beratnya kejahatan yang dilakukan oleh orang yang dikenai hukuman mati itu,” kata dia.

Namun, Key memahami bahwa Indonesia tidak mungkin dalam waktu dekat dapat mengubah hal itu.

“Indonesia menghadapi masalah narkotika yang besar, mereka menghadapi banyaknya orang Indonesia pecandu dan mencoba untuk mengirim pesan yang kuat, sekarang kita di Selandia Baru percaya bahwa hal itu dapat dikatakan dengan cara yang berbeda. ”

Isu lain yang dibicarakan pada pertemuan itu adalah masalah hubungan ekonomi. Key secara khusus mengatakan yakin akan dicapai kesepakatan mengenai ekspor daging sapi Selandia Baru ke Indonesia.

 

Editor : Eben E. Siadari

4 Kelompok Masyarakat Non Papua Ini Membuktikan, Tidak Semua dari Mereka Menolak untuk Papua Merdeka


By 22:30:00
http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http://www.dihaimoma.com/2017/05/4-kelompok-masyarakat-non-papua-ini.html&layout=standard&show_faces=false&width=100&action=like&font=tahoma&colorscheme=light

Dalam artikel ini, Dihai ingin mengulas sepintas tentang posisi  teman-teman non Papua saat ini dalam memandang persoalan tuntutan Papua merdeka yang terus mengusik Indonesia. Ulasan ini sekaligus betujuan mengajak pembaca untuk memahami bahwa tidak semua masyarakat non Papua khususnya di Indonesia yang menolak Papua untuk merdeka. Ada pulah dari mereka yang mendukung Papua untuk merdeka. Dukungan dan penolakan mereka tentu tidak terlepas dari berbagai sudut pandang yang telah mengakar sejak lama yang  juga  turut mempengaruhi tindakan mereka dalam menyikapi tuntutan Papua untuk merdeka.
Sebelum melangkah lebih jauh, Dihai membagi mereka kedalam 4 kelompok besar yang di dalamnya mencakup beberapa subkelompok. Setiap kelompok tampil dengan paradikmanya masing-masing dalam menilai dan memahami perjuangan Papua merdeka yang berlangsung selama setengah abad lebih ini. Berikut penjelasannya.
1. Mereka yang tidak memahami musabab mendasar persoalan tuntutan kemerdekaan Papua. Kelompok ini adalah mereka yang benar-benar tidak memahami hal yang melatar
belakangi Papua menuntut merdeka dari Indonesia.
Poin ini dirinci  kedalam empat subkelompok. Pertama Kelompok yang sama sekali tidak memahami akar persoalan, mengapa Papua menuntut merdeka? Mereka bukan hanya tidak mengetahui, tetapi tidak ingin tahu. Mereka sibuk dengan perkerjaan dan karirnya masing -masing.
Sederhananya, jangankan tentang isu Papua untuk merdeka. Letak Papua di Indonesia saja mereka tidak tahu. Papua itu dimana? Kamu dari Papua atau  Irian? Papua mata uangnya apa? Di sana masih pakai koteka ya? Di Papua makan nasi nggak? Mereka ini identik dengan kalimat-kalimat seperti ini.
Kedua kelompok yang tidak paham tapi berteriak NKRI harga mati. Kelompok ini tidak butuh penjelasan sama sekali dan tanpa imbalan sama sekali, mereka terus memperjuangkan agar negara ini tetap begini adanya dalam kesatuan, terlebih Papua dalam NKRI.
Artinya, mereka tidak butuh penjelasan tentang seperti apa latar belakang perjuangan Papua merdeka. Mereka tidak butuh ribuan nyawa orang Papua yang telah terbunuh akibat ula mereka sendiri yang tidak manusiawi dalam mempertahankan Papua. Mereka hanya tahu Papua adalah Indonesia.
Kelompok ketiga, adalah mereka yang tidak paham akan sejarah Papua dan latar belakangnya, tetapi karena beban moral akan korban berjuta nyawa orang Papua yang telah hilang ditelang waktu bersama siksaan dan pembunuhan yang terus terjadi di Papua sampai saat ini, maka mereka ingin Papua menentukan nasib sendiri. Mereka ini benar-benar mendukung Papua tanpa alasan dan imbalan.
2. Mereka yang benar-benar memahami hal-hal mendasar dari tuntutan Papua merdeka. Mereka paham akan masa lalu, mereka paham dan ikuti terus perjuangan kemerdekaan Papua sejak awal sampai saat ini.
Pada poin ini dibagi kedalam dua subkelompok. Pertama mereka yang paham akan sejarah gelap aneksasi Papua dan kekerasan pelanggaran Ham yang terus menyita ribuan nyawa orang Papua tetapi mereka  tidak ingin Papua lepas dari Indonesia. Mereka berkorban dengan sepenuh hati untuk orang Papua. Tujuannya tidak lain, agar Papua tetap berintegral dalam NKRI.
Kelompok ini juga kadang berjuang menuntut pemerintah Indonesia untuk memperhatikan Papua dengan berbagai program. Mereka tidak berjuang dengan kekerasan dan pembunuhan tetapi hal-hal yang identik dengan mereka  ini adalah pemeretaan pembangunan, pendidikan  dan sesehatan,  kesejahteraan dan kemajuan orang Papua.
Kebanyakan dari mereka ini adalah kelompok yang secara emosional telah terikat dengan orang Papua. Artinya, mereka tau berbagai hal yang telah dan sedang menimpa orang Papua. Mereka paham hal-hal mendasar mengapa orang Papua menuntut merdeka tetapi mereka berjuang dengan sepenuh hati dan tenaga agar Papua tetap dalam bingkai NKRI.
Kedua mereka yang paham akan semua dosa-dosa negara atas Papua tapi mau tidak mau, suka tidak suka Papua harus bagian dari NKRI, meski harus dibayar ribuan nyawa orang Papua. Mereka yang berada diposisi ini biasanya didorong oleh motif tertentu. Bisa berupa kepentingan mereka di Papua. Jika Papua merdeka  sama halnya dengan mengganggu mata pencaharian mereka.

Mereka ini identik dengan kedaulatan Indonesia atas Papua lebih penting dari pada nyawa orang Papua. Jangan heran meskipun orang Papua banyak mati ditangan aparat keamanan negara, mereka selalu diam tanpa kata dan tindakan.

Kelompok terkadang sulit dibedakan dengan kelompok satu subpoin dua, tetapi pada dasarnya mereka memiliki cara pandang yang berbeda dalam memahami Papua. Terlebih lagi, kelompok yang punya kepentingan ini dengan mudah mempengaruhi kelompok yang berada pada kelompok satu subpoin dua yang pada dasarnya tidak mengetahui alasan mendasar Papua berjuang.

Ketiga mereka yang  memahami alur sejarah Papua sejak awal hingga saat ini. Meraka ini benar-benar paham akan semua hal yang menimpa orang Papua akibat Indonesia mencaplok Papua dalam NKRI. Mereka selalu mengikuti tiap peristiwa yang terus terjadi di Papua dan mereka paham arah politik Indonesia dalam memperlakukan orang Papua, baik yang halus maupun yang kasar.

Satu hal yang identik dengan mereka ini adalah mereka berani mempertarukan diri meraka demi dan untuk kebebasan Papua dari Indonesia baik langsung maupun melalui referendum. Kekelompok  ini seperti warga negara Indonesia yang tergabung dalam Front Rakyat Indonesia untuk Papua Barat (FRI-West Papua) yang belum lama ini menyatakan dukungan agar Papua Barat bisa menentukan nasib sendiri melalui mekanisme referendum.

3. Mereka yang netral. Berdasarkan cara pandangnya, mereka inipun dibagi kedalam dua subkelompok.


Pertama netral karena paham akan sejarah sebenarnya dari kedua sudut pandang yang bertikai dan melihat persoalan Papua secara objektif. Mereka netral karena secara emosiol mereka memiliki hubungan yang erat dengan kedua kubuh.

Jika  terus mempertaankan Papua dalam Indonesia maka ribuan nyawa tidak berdosa akan dan sudah menjadi korban, Jika Papua lepas, akan berdampak besar terhadap Indonesia. Meraka tidak mendukung pihak manapun tetapi mereka juga tidak menolak hasil perjungan manapun. Baik indonesia yang berjuang Papua untuk tetap dalam indonesia atau Papua yang berjuang untuk lepas dari Indonesia.

Kedua netral karena tidak ada dampak sama sekali dalam kehidupannya. Artinya, Papua mau merdeka atau tidak, tidak akan berdampat bagi kehudupannya. Bahasa gaulnya, loe mau merdeka atau  tidak  urusan loe. Aku  akan tetap baik-baik saja.
4. Mereka yang situasional, dalam hal ini untuk mengejar satu hal. Mengamankan kepentingan di Papua.

Mereka yang mendukung Papua merdeka saat kepentingan mereka di Papua terancam. Menolak saat kepentingan mereka di Papua aman. Kebanyakan dari mereka ini adalah pengusaha dan juga oknum dalam pemerintah. Mereka ini tidak jarang mempengaruhi orang-orang Papua yang berpengaru di Papua menggunakan isu Papua merdeka untuk menakuti Pemerintah Indonesia. Kalau tidak kasih ya, Papua minta M. Mereka ini kadang memperalat orang Papua untuk melolosakan  dan mengamankan proyek dan saham mereka di Papua.

Sederhanyanya, mendukung Papua merdeka karena ada maunya dan menolak Papua merdeka juga karena ada maunya. Dukungan dan penolakan mereka yang situasional terjadi karena hanya satu tujuan akhir mereka. Mengamankan kepentingan mereka di Papua.

Kelompok ini bermain dibelakang layar 3P, Papua tipu Papua, Papua tipu Pusat, dan Pusat Tipu Papua. Mengapa itu teradi, semua karena punya kepentingan yang besar dalam penguasaan sumber daya alam  Papua. Ingat, bukan manusia Papua.

Dengan demikian itulah keempat kelompok masyarakat non Papua saat ini dalam melihat situasi tuntutan kemerdekaan Papua. Kita harus mengetahui bahwa saat ini tidak semua orag non Papua itu penjajah orang Papua. Merekapun terbagi dalam hal memahami dan menilai tuntutan Papua merdeka. Tidak semua orang non Papua khususnya di Indonesia mendukung Papua merdeka dan tidak semua juga menolak Papua untuk merdeka dan tentu hal itu terjadi karena cara pandang yang berbeda terhadap tuntutan rakyat Papua yang berlahan membuat mereka hampir musna.

Dia akhir artikel ini, jika anda yang  membaca artikel ini adalah non Papua apa tanggapan anda terhadap tuntutan rakyat Papua itu dan kalau orang Papua apa menurut anda?

Cara Mudah Mengamankan Data Blog, Woldpress.com dan Woldpress Self Hosted dari Serangan Hecker dan Pemblokiran


By 04:58:00

http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http://www.dihaimoma.com/2017/06/cara-mudah-mengamankan-data-blog.html&layout=standard&show_faces=false&width=100&action=like&font=tahoma&colorscheme=light

Hallo! Salamat berjumpa lagi dengan saya, Dihai. Pada postingan artikel di blog serba ngawur kali ini. Saya akan berbagi 3 tips jitu mengamankan data blogspot, woldpress.com, dan woldpress.org dari serangan heacker ataupun juga dari pemblokiran oleh pihak om Google bagi sob yang menggunakan blogspot.
Emang bisa,  situs saya diblokir?

Sob Harus tahu pada dasarnya tidak ada satupun penguna internet yang dapat mengklaim dirinya aman dari serangan heacker dan pemblokiran oleh pihak google (khusus pengguna blogspot). Di dunia maya siapapun yang mengunkana fasilitas yang disediakan mesin pencari seperti email, blog, web atau pun segala hal yang berkaitan dengan sistem jaringan sangat rentang terhadap serangan seperti itu.

Masih tidak percaya? Ni saya sertakan bebera info serangan heacker dan pemblokiran situs web.

Percaya atau tidak, Hacker China, hanya membutuhkan waktu sementi untuk Bobol sisitem kemanan Google Pixel. Taukan Google pixlel? Handphone produk om google yang beberapa waktu lalu trend tu!. Bukan hanya itu gan, akun  Quora  CEO Google Sundar Pichai saja penah diheack. Uniknya lagi, Pelakunya diketahui adalah kelompok hacker yang pernah meretas akun Twitter dan Pinterest milik CEO Facebook Mark Zuckerberg. Masih dari  china, fasilitas seperti facebook, google, dan twitter itu sudah diblokir pemerinthanya dan masih banyak lagi.

Naah, dari kutipan di atas ini saja dapat  membuat kita bertanya seberapa aman situs kita saat ini. Intinya, kutipan di atas ini bukan untuk menakuti sob, tetapi hanya ingin mengajak sob membandingkan antara kita dan mereka. Sob! Mereka yang penguasaan IT-nya sudah tingkat dewa saja bisa dihack dan diblokir, apa lagi boca ingusan kayak kita ni apa jadinya sob hehehe.

Siapa pelakunya dan apa penyebabnya?

Bagi sob yang menggunakan Blogspot gratis tentunya tunduk sama undang-undang milik om Google. Pemblokiran dapat saja terjadi karena dua hal:
1. karena melanggar aturan/kebijakan yang telah ditetapkan om google.
Pada poin ini ketika dalam menggunakan blogspot,  jika kita melanggar aturan yang ditetapkan oleh google, maka om google tidak segan-segan mengadili kita dengan memblokir situs kita. Bukan hanya itu Gan, orang lain yang tentu tidak suka dengan blog dan artikel kita, dengan mudah melaporkan blog kita ke om google untuk ditindak.
Kok…Aneh Ya? Wong  udah gitu aturannya!
2. Blog kita diblokir karena ula Black Heacker dan tidak menutup kemungkinan White Heacker.
 Dua istilah  pada  poin dua di atas ini , pasti saja sob pernah mendengar!
 Tapi.. Kalau belum ni, saya jelasin secara singkat
Gini Sob, Black Heacker adalah mereka yang secara individu atau kelompok bergriliya di dunia maya untuk mencari dan mendapatkan keuntungan bagi klen mereka dari para user atau pengguna internet. Tapi… kalau White Heacker itu lawan dari Black Heacker yang tentunya melindungi sistem keamanan dunia maya dari serangan  Back Heacker.
Pertanyaannya mengapa White Heacker bisa memblokir situs web saya, pada hal musuhnya hanya Black Heaker?

Ingat sob, White Heacker biasanya bekerja dan mengabdi untuk melindungi suatu bangsa dan negara dari berbagai serangan yang berbaya di dunia maya. Itu artinya, tugas utama mereka melindungi bangsa dan negara bukan hanya dari serang Black Hecker tetapi juga mengontrol sistem informasi di dunia maya. Artinya, kalau isi dari situs sob dirasa bersebarangan paham dengan ideologi suatu negara yah, bisa  saja situs sobat dimusnakan tanpa kompromi.

Seperti itu kira-kira prosesnya!

Naaah…. bagi sob yang menggunakan blogspot, untuk melindungi dan mengantisifasi web anda dari sengan heacker dan pemblokiran. Anda perlu melakukan langkah-langkah berikut ini.
Pengguna Blogger

1. Menggunakan password  blog  yang rumit. Padukan PW anda dengan tanda seperti . , # */ dan juga kolaborasikan dengan angka dan huf.

2. Menggunakan Verifikasi tahap kedua di akun Gmail dengan nomor telpon anda. Tapi ingat, jangan sampai nomor anda hilang. Kalau hilang, sob harus ke grafari untuk mengurus kembali nomor anda, agar kode verifikasi tetap dikirim dan anda bisa masuk lagi ke blog sobat.

3. Jika anda pemberitahuan mencurigakan dari pihak om  google, segeralah ganti Password.
4. Ingat sob, ini yang paling penting. Setiap kali sob update blog dengan artikel, backuplah blogmu secara berkala. Ikuti petujuk pada gambar berikut ini.
Naah… ketika sob klik pada tahap tiga di atas, file XML dokumen akan terdownload. Setalah itu simpan file itu di PC sob dengan baik.
Mengapa?
Ya.. itulah keseluruhan data blogmu, ketika suatu saat anda di blokir atau diheack anda tidak perlu panik dan bersedih. Sumua data di blogspot anda aman, jadi anda tinggal membuat bog baru di blogspot atau bisa juga anda ekspor ke blog woldpress.com yang gratis ataupun membangun sebuah web profesional self hosted  di woldpress.org dari data tersebut.
Pengguna Woldpress.com,  alis blog gratis
 
Bagi pengguna Woldpress.com yang pastinya tidak berbeda jauh dengan pengguna blogspot karena masih terikat sama pihak woldpress jadi lakukan langkah-langkah berikut:
1.Lakukan pangamana pada sandi anda, seperti pada penjelasan di atas, pada poin 1
2.Ikuti langkah selanjutnya sesuai dengan gambar berikut. Langkah berikut ini serupa dengan langkah 4 pada poin 1.
Dihaimoma.com
Sumber: info-menarik.net
Sampai tehap ini file XML Document akan terunduh. Itu artinya, sob berhasil mengunduh semua file di blog woldpress.com milik sob. Mudah kan?
 
Pengguna Woldpress.org atau biasa juga mereka sebut self hosted

Pada penjelasan bagian ini saya anggap sob sudah paham tentang hosting, domain, CPanel, dan lain-lain. Saya langsung akan menuju pada langkah-langkah pengaman data atau backup data dari woldpress.org/domain TLD milik sobat.

Pertama masuk ke tempat anda menyewa hosting. Setalah itu, login ke CPanel dan klik pada ikon File Manager yang akan tampil. Setalah masuk, sob klik lagi pada Web Root (public_html/www). Dari situ akan muncul lagi beberapa foldel tetapi abaikan yang lain dan langsung menuju ke folder wp-content

Mengapa?

Karena yang sob hendak backup adalah semua konten yang ada dalam folder wp-content. Naa…sob klik wp-content yang ada dalam public_html tersebut. Setelah semua konten yang ada didalam folder wp-content terbuka, blok semua konten dengan menekan Ctrl pada keyboard. Selanjutnya, kalau semua konten sudah terpilih, maka klik Compress.

Ingat tentukan juga format isi semua konten yang ada di wp-content sesuai keinginan sob, tapi saran saya pakai saja format ZIP Archive. Naa…kalau sudah, sob tinggal menunggu sampai proses Compressnya selesai.

Setelah sob berhasil Compress file yang ada di dalam folder wp-content, maka dalam deretan file yang ada didalam folder wp-content akan muncul sebuah file baru (file hasil compress). klik file tersebut lalu klik juga Download untuk mengunduh atau melakukan backup wp-content WordPress Anda. Sampai pada tahap ini, sob sudah mengamankan konten web. Sejanjutnya, sob simpan baik-baik data tersebut di komputer, tentunya di tempat yang aman.

Catatan: Meskipun tampilan setiap penyedia hosting berbeda, prosesnya tetaplah sama, jika anda masih kurang mengerti dengan penjelasan di atas perhatikan prosesnya pada gambar berikut. Ingat, tampilan berikut ini setelah sob sudah masuk dalam CPanel. Klik pada gambar untuk memperjelas gambar.

Setelah tahap ini, masih ada satu tahap yang tidak kalah penting dengan tahap di atas, yaitu Backup MySQL Databases. Proses yang anda lakukan di atas tadi, hanya membackup semua konten yang ada di dalam folder wp-content. Na..selanjutnya, ikuti langkah-langkah membackup Databases MaySQL di WordPress melalui CPanel.

Seperti pada tahap sebelumnya, dari CPanel Sob klik lagi pada folder File Backup Wizard. Pada opsi Backup Wizard, pilih atau klik Backup. Pada opsi Select Partial Backup silahkan pilih atau klik MySQL Database. Di sini sob pilih domain database yang akan di download atau di backup. Setelah memilih domain database, otomatis akan melakukan download semua file MySQL Databases WordPress milik Sob. Jika sudah sampai pada tahap ini, selesai sudah Sob backup dua data penting WordPress domain TLD.

Kalau Sob masih kurang mengerti dengan pejelasan di atas, pertaikan prosesnya pada gambar berikut ini. Klik pada gambar untuk memperjelas gambar.

Dihaimoma

Simpan dan amankan juga file MySQL Databases dan simpan di tempat yang tadi anda gunakan untuk menyimpan file wp-content. Suatu saat jika terjadi hal yang tidak diinginkan, anda dengan mudah membangun web baru dengan data yang sudah anda simpan tadi. Tujuan utama dari penulisan artikel ini adalah menyelamatkan seluru data web anda.

Sebagi catatan: Jika suatu saat situs web anda yang sudah terkenal dengan traffic yang menggiurkan tetapi diblokir maka anda dapat memindahkan data-data tersebut pada web baru. Dan web baru yang hendak anda buat usahakan nama domainnya tidak terlalu berbeda dengan  alamat web lama anda.

Contoh: Jika nama domain lama, www.dihaimoma.com maka buatlah alamat barunya dengan nama http://www.dihaimoma.net atau http://www.dihaimomnulis.com. Langkah ini untuk mempermudah om google menampilkan web anda pada saat pengungjung setia di web anda mencari situs anda. Atau agar para pembaca setia di situs anda dengan mudah dan cepat mengenali situs web atau blog yang baru anda buat. Oyah Sob, soal blokir dan heacker situs web yang saya bahasa di sini bukannya saya mendoakan, tetapi hanya sekedar saran jika terjadi hal demikian  hehehe

Oke Sob, sampai di sini saya sudahi pembahasan kali ini. Soalnya, udah ngantuk. Semoga atikel ini membatu.

KOLONIAL NKRI BERNIAT MENGHABISI ORANG PAPUA


Posted on 13 November 2016

Indonesia Berniat Menghabisi Orang Papua?Kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Sebaliknya pepatah itu tak berlaku bagi anggota Kepolisian Indonesia di Papua.

Berbagai media lokal dan nasional, bahkan media internasional melaporkan situasi kekerasan dan intimidasi Polisi Indonesia terhadap Orang Papua yang bermukim di Pulau Papua maupun luar Papua.

Di Papua misalnya, berbagai aksi damai rakyat Papua ditangkap, diculik, diperkosa, diintimidasi, diteror, bahkan dibunuh.

Peristiwa kekerasan dan intimidasi, menghilangkan nyawa orang Papua tersebut sudah berlangsung Sejak lama dari  tahun 1960an.

Ratusan aktivis dan ribuan simpatisan. Bahkan jutaan rakyat sipil di Papua, meninggal dunia akibat tindakan kekerasan Aparat Keamanan. Aksi kekerasan tersebut Dilakukan Oleh Negara yang diterapkan Melalui TNI, POLRI

Perangkat intelijen negara Indonesia didukung oleh gerakan sipil bersenjata dari Indonesia telah menjurus pada genoside orang Papua.

Mereka menyamar menjadi rakyat sipil. Tukang sapu, penjual es dan bakso. Pura-pura menjadi warga kecil di Papua. Mereka memata-matai setiap orang Papua. Orang Papua yang bersosialis demokrasi telah dilenyapkan.

Beragam upaya dan cara tersebut dilakukan Indonesia, dengan tujuan menguasai dan menjajah Orang Papua yang kaya dan raya dengan alam dan keanekaragam suku dan budaya natural. Tak ada gereja atau lembaga membelah orang Papua.

Kecuali Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Namun para aktivis KNPB juga terancam dan diancam bahkan dikejar dan dibunuh secara terus menerus. Mako Tabuni adalah salah satu dibalik sebagian besar korban di pihak orang Papua.

Republik Indonesia mengajarkan untuk menghabisi orang Papua. Polisi, militer, dengan segala antek-ntek kèbhinekaan Indonesia beroperasi kejam Tak manusiawi.

Paham pancasila hanyalah paham kamuflase di republik indo-melayu. Tak heran bila gerakan Papua merdeka memasuki tahap perjuangan yang lebih matang.

Sumber : (Melani Joung)  Aktivis Papua Merdeka.

Russia, US, Israel Must Join Forces Against Radical Islam, Netanyahu Says


Rivlin and Netanyahu urged Moscow to use its influence and military might in the region to help defeat Radical Islam during the Russian premier’s state visit to Israel this week, where he also held talks with the agricultural minister.

President Reuven Rivlin and Prime Minister Binyamin Netanyahu welcomed Russian Prime Minister Dmitry Medvedev to Israel Thursday, calling on Moscow to use its influence and military might in the region to fight Radical Islam.

Medvedev, on a state visit to celebrate the 25th anniversary of bilateral ties between the two countries, met with Rivlin and Opposition leader Yitzhak Herzog at the King David Hotel in Jerusalem, and later with Netanyahu at the Prime Minister’s Office.

“Russia has always had an important role in our region, perhaps today more than ever. We are faced by many challenges, and at the same time opportunities, and we need to be prepared for both,” stated Rivlin.

Netanyahu called on Russia to “seize the opportunities” of a changing Middle East and called for a Russian-Israeli-American pact to fight Radical Islam, adding that Israel is determined to prevent Iran from obtaining nuclear weapons.

“We are determined to do two things: first, to prevent Iran from acquiring nuclear weapons and the other to stop Iran from all involvement in Syria […] to ward off the establishment of an Iranian base in that country…

“[We are also working to] prevent Iran from consolidating its Shiite militias and of course, from arming Hezbollah with dangerous weapons that will be aimed against us,” Netanyahu stated.

Medvedev, Uri Ariel

Medvedev also held talks with Israeli Minister of Agriculture Uri Ariel at the Volcani Center at Beit Dagan, the research arm of the Ministry of Agriculture. The ministers also surveyed an exhibition of farm technologies such as unmanned spraying vehicles, computers showing irrigation levels, robotics to analyze health risks to cows that could have a negative impact on milk production and a series of whole wheat production solutions to destroy granary insects.

Russia is the fourth-largest wheat producing country in the world after the European Union, China and India, with 2016-2017 production of around 60 million metric tons.

The visit is the latest in a flurry of diplomatic activity between Moscow and Jerusalem. Earlier this week Chairman of the Knesset Foreign Affairs and Defense Committee MK Avi Dichter (Likud) headed a Knesset delegation delegation, and Deputy Prime Minister of Russia Arkady Dvorkovich came to Israel in September. In June, Agriculture Minister Ariel and his Russian counterpart, Alexander Nikolayevich Tkachyov, signed a memorandum of understanding to enhance cooperation between Israel and the Russian Federation in the field of agriculture.

The countries are also expected to draft agreements in the fields of water resource management and irrigation technologies, development of advanced greenhouses and storage of agricultural produce.

On Friday, Medvedev visited the Yad Vashem Holocaust Memorial and held talks with Yad Vashem Chairman Avner Shalev and Minister of Environmental Protection Ze’ev Elkin before concluding his visit with a tour of Jericho.

By: TPS

shutterstock_152856233

Do You Love Israel? Show Your Support!

Want to do something important for Israel? Make a donation to United with Israel, and help to educate and inspire millions around the world to support Israel too!

Now more than ever, Israel needs your help to fight the battle of public opinion. Israel’s enemies are using social media to incite brutal terror against innocent civilians. We need your help to fight back.

Help defend the truth about Israel to millions of people around the world. UWI also contributes to vital charity causes like building bomb shelters to protect Israeli citizens. Please show your support today!

CLICK HERE TO MAKE A DONATION

Makna 1 Desember 1961, Bagi Rakyat Papua


Rentetan perjuangan dengan gelimang pengorbanan sudah dan terus akan dilakukan oleh rakyat Papua Barat demi mencapai cita-cita pembebasan nasional Papua Barat dari cengkraman penjajah kolonial Indonesia dan kepentingan negara-negara dunia pertama. 1 Desember 1961, merupakan salah satu tonggak awal keinginan rakyat Papua Barat membebaskan diri dari penjajah. Pada momentum politis ini telah melahirkan “Manifesto Politik Papua Barat” menjadi landasan perjuangan pembebasan Papua Barat secara politik.
Awal perjuangan rakyat Papua Barat melawan penjajah, tak hanya karena 1 Desember 1961 tetapi jauh sebelum itu telah dimulai dengan perlawanan rakyat dengan gerilya hingga perjuangan politik yang diplomatis. Pada masa pendudukan Belanda, akhir 1940 bermunculan beberapa partai politik Papua Barat yang turut membangun kesadaran akan nasionalisme Papua Barat. Partai politik di Papua Barat saat itu yang tak ada hubungannya sama sekali dengan partai-partai yang ada di Belanda maupun Indonesia. Partai lokal lahir sesuai dengan kebutuhan dan kemauan politik rakyat di Tanah Papua Barat.
Kesadaran melawan penjajah secara politik juga turut melahirkan perlawanan bersenjata dengan bergerilya. Tonggak awal pencetusan berdirinya perjuangan bersenjata di Manokwari, Juli 1965 oleh para eks-pasukan Batalyon Papua (PVK = Papoea Vrijwilligers Korps). Tokoh pemimpin kharismatis gerakan ini adalah Johan Ariks, yang waktu itu sudah berumur 75 tahun. Johan Ariks juga sebelumnya terlibat dalam pendirian beberapa partai politik diantaranya; Gerakan Persatuan Nieuw Guinea dan Partai Demokraticshe Volkspartij (DVP).
Pada periode 1961 – 1970, selain dari pendirian partai Politik tidak hanya sebatas membangun kesadaran, tetapi juga untuk melawan militerisme Indonesia. Pada dekade ini terdapat 7 (tujuh) kali Operasi Militer yang digencarkan Indonesia untuk membasmi perlawanan dan kesadaran rakyat Papua Barat. Awal invasi militer Indonesia, ditandai dengan terbitnya Hukum Perang (Dektrit) Trikora pada akhir tahun 1961. Operasi Militer pertama kali dipimpin lansung oleh Mayor Ali Murtopo dan Benny Moerdani. Setelah tahun-tahun awal pada dekade ini, berikutnya muncul juga beberapa nama militer Indonesia yang memimpin dalam pembantaian rakyat Papua Barat, diantaranya A.Yani (Operasi Wisnumuri, 1963 -1965), R.Kartidjo (Operasi Sadar, 1965), R.Bintoro (Operasi Bharatyudha, 1966 – 1967) dan Sarwo Edi (Operasi Tumpas, 1967 – Operasi Wibawa 1967 – 1970).
Pelaksaaan Operasi Militer pada dekade 1961 – 1970 adalah ilegal menurut hukum Indonesia, karena pada saat itu Papua Barat belum resmi menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dapat diartikan sebagai penjajahan. Belakangan diketahui bahwa nafsu pendudukan militer Indonesia ini diboncengi dengan kepentingan imperialis, yaitu dilaksanakannya Kontrak Karya Freeport pada tahun 1967 sebelum pelaksaan referendum yang oleh Indonesia diubah menjadi Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) pada tahun 1969. Sebab akibat dari niat yang busuk Indonesia dan kroninya juga sangat mempengaruhi proses PEPERA, yaitu adanya pengubahan dari yang seharusnya, salah satu diantanya “Satu Orang, Satu Suara” menjadi “Dewan Musyawarah”. Akhirnya pelaksaan PEPERA pun tidak sesuai dengan kebiasaan hukum internasional dan melanggar Perjanjian New York tahun 1962. Sepihak oleh Indonesia rakyat Papua Barat dipilih dan ditentukan untuk memilih dalam PEPERA hanya 1025 Orang, dari kurang lebih 800.000 jiwa saat itu.
Pengalaman traumatik akan kekejaman militerisme Indonesia, tak menghentikan perlawanan rakyat Papua Barat untuk pembebasan nasional. Pada tanggal 1 Juli 1971, Seth Jafet Rumkorem bersama Jakob Prai, Jarisetou Jufuway dan Louis Wajoi mencetuskan “Proklamasi Kemerdekaan Papua Barat “, di Desa Waris (Marvic). Keinginan akan mendirikan negara sendiri pun terus bergema di pelosok bumi Papua Barat, sesudah tiga tahun Proklamasi di Marvic. Pada tanggal 3 Desember 1974, di Serui lahirlah deklarasi Negara Melanesia Barat yang meliputi Sorong – Samarai.
Salah satu peristiwa yang hingga kini masih terus dikenang rakyat Papua Barat adalah pembunuhan tokoh budayawan Papua, Arnold Clemens Ap, 26 April 1984. Arnold dibunuh karena ketakutan Militer Indonesia terhadap perannya yang turut membangun kesadaran akan nasionalisme Papua melalui gerakan musik-budaya “Mambesak”. Adapun keinginan rakyat Papua Barat untuk bebas dari cengkraman penjajah juga sudah dan akan terus melahirkan momentum politis, salah satu diantaranya deklarasi Negara Melanesia Barat pada tanggal 14 Desember 1988 oleh Dr. Thomas Wapai Wanggai.
Selain pertistiwa bersejarah, perlawanan rakyat Papua Barat terus dilakukan dengan aksi-aksi demontrasi, diplomasi, gerilya hingga pendirian kantor-kantor perwakilan perlawanan rakyat Papua Barat dibeberapa negara, untuk menggalang solidaritas masyarakat internasional dan mengkampanyekan kekejaman militer Indonesia.
1 Desember 1961, merupakan tonggak kesadaran nasionalisme Papua dengan melahirkan manifesto politik Papua secara terbuka. Dengan menetukan nama negara : Papua Barat, lagu kebangsaan : “Hai, Tanahku Papua” serta “Bintang Kejora” sebagai bendera nasional dan lambang Burung Mambruk dengan semboyan “One People One Soul”. Maka rakyat Papua sudah dan akan selalu memperingati setiap 1 Desember sebagai kemerdekaan terjajah yang telah melahirkan manifesto Politik Papua.
Hingga pada tahun 2015 ini, ratusan ribu rakyat Papua telah terbunuh dalam melawan dan karena kekejaman militer Indonesia, yang juga terus menyokong kepentingan negara dunia pertama. Hormat dan jabat erat untuk rakyat yang terus berlawan!! Hidup Rakyat!! Hidup Rakyat Papua!!
Selamat menyongsong 1 Desember 2015!!