Demo Damai Rakyat Papua Digelar, 500 Orang Ditangkap Aparat Polisi Dan TNI



Ratusan Masa Rakyat Papua Di Timika Di Tanah Oleh Aparta Gabungan TNI/POLRI ‘ Selasa 13/07/2016 (Foto/WK)

Jayapura, Jubi – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) mengatakan aparat Kepolisian Republik Indonesia telah melakukan penghadangan dan penangkapan terhadap ratusan anggota dan simpatisannya yang hendak demo damai.

Hal ini dilakukan untuk merayakan kemenangan Rakyat Papua melalui ULMWP yang akan duduk bersama dengan Indonesia sebagai dua bangsa yang berbeda di meja Melanesia Spearhead Group (MSG)dalam pertemuan MSG  di Honiara, Kepulauan Salomon pada 14-16 July 2016.

Penghadangan terjadi di Mimika, Mereuke dan Jayapura pada 12-13 Juli 2016.Penghadangan di Jayapura terjadi di  Perumnas II Waena, Kota Jayapura pada 1 Juli 2016. Polisi menghadang masa rakyat yang bergerak dari Perumnas III ke Expo Waena untuk mengelar konser musik. Penghadangan terjadi sekitar pukul 14:00 WP  namun diizinkan ke expo sekitar pukul 18:30 WP  setelah bernegosiasi.

Penghadangan di Mimika dan Merauke berakhir dengan penangkapan. Penangkapan di Merauke saat hendak menggelar demo damai pada Rabu (13/7/2016). Ada sejumlah anak-anak dan satu anak balita berusia satu tahun 10 bulan.Balita itu ditangkap bersamaan dengan orangtuanya yang hendak melalui demo damai.

Ketua Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Merauke, PangkresiaYem mengatakan polisi menangkap 260 orang, masing-masing, 221 orang dewasa, 38 anak-anak dan satubalita perempuan bernama Maria Gabrilea Elisabed Dop.

“Balita itu ditangkap saat besamaan dengan orang tuanya untuk menggelar demo.Mereka sudah dibebaskan,”kata Yem.

Sedangkan di Kabupaten  Mimika, penangkapan terjadi sejak kemarin, Selasa (12/7/2016), aktivis dihadang dan ditangkap aparat polisi saat mereka berkonvoi membagi selebaran demo. Sedangkan  Rabu (13/7/2016), aparat   polisi menghadang masa di sejumlah titik, terutama di  SP 3 dan menangkap 200 orang. Mereka diarahkanke post TNI SP3, Timika Kabupaten Mimika.

Mario Yatipai, Wakil Parlemen Nasional West Papua mengatakan Polres Mimika melakukan penangkapan terhadap 300 orang. Penangkapan pertama terjadi, Selasa (12/7/2016) saat melakukan konvoi dan pembagian selebaran seruan aksi pada Rabu(13/7/2016).

“Kemarin 100 an orang yang dipimpin Yanto Arwekion Ketua I KNPB Mimika dan Sem Ukado Sekretaris KNPB ditangkap. Hariiniada 200 orang di hadang di SP 3 dandiarahkankemasukke Post TNI di SP3.Mereka d siksa di sana. Mereka sebagian di pulangkan dan sebagian masih ditahan”ungkapnya.

Sementara itu juru bicara Polda Papua, Patrige Renwarin mengatakan penangkapan itu terjadi pada 12 Juli 2016, bukan hari ini, Rabu (13/7/2016). Jumlah tidak lebih dari ratusan orang sebagaimana yang dikatakan KNPB melainkan puluhan orang.

“Kemarin dong bawa ke Polres Merauke, dikasih pemahaman baru di suruh pulang,”ungkap Renwarin ketika dikonfirmasi melalu isambungan telepon, Rabu (13/06/2016).

Kata dia, kemarin juga, di Mimika ada penangkapan 69 orang.Dari jumlah itu ada sejumlah perempuan namun sudah di pulangkan. Sementara sebagian pria masih di tahan di Markas Brimob Mimika.

“Tadi siang saya telpon, laki-laki masih diperiksa di Brimob.Jumlahnya 30 an. Info adadua orang yang hilang pada hal itu Wakil ketua I dan sekretaris yang diperiksa secara terpisah,”ungkapnya.

Sedangkan aksi serupa juga dilakukan di Provinsi Papua Barat, khususnya di Kota Sorong, sebanyak lima orang Aktivis Komite Nasional Papua Barat KNPB wilayah sorong Raya di tangkap oleh  Aparat Kepolisian Polres Sorong Kota. Polda Papua Barat, pada  Rabu,(13/7/2016).

Sebanyak tujuh  aktifis tersebut ditangkap karena melakukan  kegiatan yang bertentangan dengan situasi makar berkaitan dengan dukungan keanggotaan Papua dalam Negara-Negara Melanesia MSG Group. Nama-nama aktivis KNPB Sorong Raya ditahan saat  kegiatan dukungan MSG di Kantor Papua Merdeka Sorong. Masing-masing, Kantius Heselo (Ketua KNPB Sorong Raya), Arnold Kocu, B Mikha Giban, Ely Wandik, Matelda Kambu. Selain itu sebanyak 10 kendaraan motor roda dua ikut pula disita dan diamankan.(*)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s