Fadli Zon: Kemenlu Harus Respon Langkah Benny Wenda


Fadli Zon: Kemenlu Harus Respon Langkah Benny Wenda

15:50 WIB | Kamis, 26 Mei 2016

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Fadli Zon meminta agar Kementerian Luar Negeri segera merespon melalui diplomasi ofensif rencana Juru Bicara United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda, membawa masalah Papua ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

“Kemenlu harus mencegah langkah yang diambil Benny Wenda dengan cara-cara diplomasi karena propaganda yang disampaikan Benny Wenda banyak bohongnya,” kata dia kepada satuharapan.com di Gedung Parlemen, Senayan di Jakarta pada hari Kamis (26/5).

Menurut dia, berita bohong yang sering disampaikan Benny Wenda antara lain persoalaan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di Papua. padahal pemerintah saat ini sedang menyelesaikan persoalan itu

“Pemerintah pun saat ini lagi fokus membenahi Papua dengan membangun infrastruktur meskipun pembangunannya cukup lambat, selain itu pemerintah juga akan memperbaiki sumber daya manusia dan perekonomian di Papua” kata dia.

Sebelumnya, Juru Bicara United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda, menilai tidak ada keseriusan pemerintah Indonesia untuk berdialog dengan rakyat Papua. Oleh karena itu, ia mengatakan pihaknya akan memfokuskan perjuangan membawa masalah Papua ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Tujuan akhir adalah terselenggaranya referendum penentuan nasib sendiri di bawah pengawasan lembaga antarbangsa itu.

Hal itu ia ungkapkan dalam wawancara dengan satuharapan.com Kamis (25/5) lewat sambungan telepon. Benny Wenda saat ini tengah berada di Sydney, Australia, dan berharap dapat mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi pemimpin Melanesian Spearhead Group (MSG) di Port Moresby, Papua Nugini. KTT itu dijadwalkan mulai 30 Mei hingga 3 Juni 2016, namun belum dipastikan.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Fadli Zon (Foto: Dok Satuharapan.com)

Foto Martinus Vanistelrooy Tekege.

Komentari

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s