Pemerintah RI Ingin Menjual Papua


Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tomagola mengingatkan bahaya terlalu mudahnya keran Investasi dibuka untuk Papua. Menurutnya, hal tersebut tidak ada bedanya dengan menjual Papua.
Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tomagol/majalahkribo.com


Majalahkribo.com, Jakarta –
Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tomagola mengingatkan bahaya terlalu mudahnya keran Investasi dibuka untuk Papua. Menurutnya, hal tersebut tidak ada bedanya dengan menjual Papua.

“Semua izin dipermudah, ini sama saja dengan menjual Papua” ucapnya saat saat dialog Meningkatkan Peran Media Nasional Menuju Rekonsiliasi Papua di Jakarta, Rabu (11/05/2016).

Dia juga menjelaskan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan kekerasan menjadi faktor utama tidak berjalannya pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia di Papua.

“Pembangunan Papua harus dimmulai dengan desekuritisasi atau tanpa pelanggaran HAM dan tanpa kekerasan. Dengan itu maka akan tumbuh kepercayaan dari masyarakat Papua kepada Pemerintah,” katanya.

Sementara itu Direktur Jenderal Kebudayaan Kementrian  Pendidikan dan Kebudayaan Hilmas Farid mengatakan, modal membangun Papua dengan pendekatan budaya adalah kesabaran dan juga keamanan.

“Pemerintah harus mempunyai kemampuan mendengarkan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengaku bahwa pembangunan Papua selama ini masi sebatas pembangunan fisik dibandingkan dengan  pembangunan kebudayaan.

“Harusnya dimensi kebudayaan diperkuat untuk mengimbangi pembangunan infrastruktur serta keamanan,” terangnya. ( Dami Zanambani/RN)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s